Kubu Raya – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu, Jasa Raharja Kalimantan Barat melalui petugas Jasa Raharja Samsat Kubu Raya terus menggencarkan sosialisasi Program Reward Emas kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026, dengan menyasar berbagai titik keramaian yang ada di Kabupaten Kubu Raya.
Pada kegiatan tersebut, petugas Jasa Raharja turun langsung ke lapangan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait Program Reward Emas yang saat ini tengah berlangsung sejak 1 Maret hingga 30 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat membayar pajak kendaraan tepat waktu sekaligus kesempatan untuk mengikuti program undian berhadiah logam mulia dengan total hadiah mencapai 12 gram emas.
Sosialisasi dilakukan secara masif di sejumlah lokasi strategis seperti pusat perbelanjaan, area publik, dan lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat. Petugas juga membagikan brosur serta memberikan penjelasan langsung mengenai mekanisme dan syarat mengikuti program tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi, terutama setelah mengetahui bahwa pembayaran pajak kendaraan tepat waktu tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh hadiah menarik.
Program Reward Emas merupakan salah satu bentuk apresiasi sekaligus stimulus yang dihadirkan oleh Tim Pembina Samsat Kalimantan Barat untuk mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kendaraan demi mendukung optimalisasi pendapatan daerah dan pelayanan publik.
Jasa Raharja Kalimantan Barat berharap melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan ini, semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat serta kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, termasuk melalui kanal digital yang telah tersedia. Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat, diharapkan tercipta budaya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di wilayah Kalimantan Barat.