Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, memastikan sebanyak 55 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah resmi beroperasi menjalankan aktivitas ekonomi untuk memperkuat kesejahteraan warga desa. Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengungkapkan bahwa meskipun puluhan koperasi tersebut belum memiliki gedung permanen, antusiasme pengurus sangat tinggi dengan menjalankan operasional usaha di rumah pengurus hingga bangunan sewaan. Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan tanpa harus menunggu kesiapan infrastruktur fisik secara menyeluruh.
Fokus usaha dari 55 Koperasi Desa Merah Putih yang sudah aktif ini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di pedesaan. Setidaknya terdapat delapan item cakupan usaha yang ditekankan oleh Pemkab Serang, mulai dari penyediaan sembako, gas elpiji, hingga layanan kesehatan seperti apotek dan klinik desa. Dengan menyentuh sektor-sektor vital tersebut, kehadiran KDMP diharapkan mampu memangkas rantai distribusi logistik di tingkat desa sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Terkait progres infrastruktur, Pemkab Serang menargetkan pembangunan 326 unit gedung KDMP di seluruh wilayah kabupaten. Hingga saat ini, sebanyak 19 bangunan fisik telah rampung 100 persen dan tengah menunggu jadwal peresmian serentak oleh Presiden RI yang diproyeksikan pada Juli atau Agustus 2026. Selain gedung yang sudah siap, terdapat 91 titik lokasi lainnya yang kini sedang dalam tahap pembangunan intensif. Adang menegaskan bahwa meskipun kendala lahan masih membayangi beberapa titik, pemerintah terus mendorong agar seluruh desa segera memiliki wadah koperasi yang mandiri dan berdaya saing. Dikutip dari Antaranews.com