Palabuhanratu -Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi II – Palabuhanratu menggelar kegiatan Operasi Gabungan (Opsgab) sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor serta meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang dilaksanakan bersama Tim Pembina Samsat dan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi berlangsung secara humanis dengan mengedepankan edukasi kepada masyarakat.
Operasi Gabungan dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Pelabuhanratu dengan sasaran kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang tahunan, pengesahan STNK, serta kendaraan yang belum melakukan pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor. Selain pemeriksaan administrasi kendaraan, petugas gabungan juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan risiko kecelakaan lalu lintas yang berawal dari pelanggaran.
Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Pelabuhanratu, Nirwana Fauziah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Tim Pembina Samsat bersama Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam memberikan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pelunasan pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu lintas Jalan).
“Kegiatan Opsgab ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga bentuk edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor. Pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan jaminan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas melalui Jasa Raharja,” ujar Nirwana Fauziah.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Sukabumi Ipda W. Wibowo mengatakan bahwa operasi gabungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menekan tingkat pelanggaran administratif dan kelengkapan berkendara. Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi II – Palabuhanratu berharap melalui kegiatan Opsgab yang dilakukan secara berkala ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat, sekaligus mendukung optimalisasi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.