Batang– PT Jasa Raharja Cabang Pekalongan melaksanakan kegiatan Program Kolaborasi Pencegahan Kecelakaan melalui Perangkat Desa Peduli Lalu Lintas (PDPL) di Kantor Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas serta mendukung peningkatan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kecamatan Wonotunggal yang memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat desa. Melalui program ini, Jasa Raharja bersama para pemangku kepentingan berupaya membangun kolaborasi yang kuat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait, antara lain PT Jasa Raharja Cabang Pekalongan, Satlantas Polres Batang, UPPD Kabupaten Batang, dan BPKPAD Kabupaten Batang. Masing-masing narasumber menyampaikan materi sesuai bidang tugas dan kewenangannya, sehingga peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai aspek keselamatan lalu lintas maupun kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Perwakilan Jasa Raharja menyampaikan materi mengenai tugas dan fungsi Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 dan Nomor 34 Tahun 1964. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai manfaat SWDKLLJ serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Satlantas Polres Batang memaparkan berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, mulai dari faktor manusia, kondisi kendaraan, hingga lingkungan jalan. Peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara secara lengkap, serta menjaga disiplin dan etika saat berada di jalan raya.
Selain materi keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga memberikan pemahaman terkait kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan kebijakan Opsen PKB yang saat ini menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. UPPD dan BPKPAD Kabupaten Batang menjelaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembiayaan berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, perangkat desa didorong untuk menjadi agen perubahan dan perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Perangkat desa diharapkan dapat berperan aktif dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta manfaat perlindungan yang diberikan melalui pembayaran SWDKLLJ.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai keselamatan berlalu lintas, mekanisme pembayaran pajak kendaraan, hingga pelayanan yang diberikan oleh Jasa Raharja kepada korban kecelakaan lalu lintas. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian perangkat desa terhadap upaya peningkatan keselamatan dan kepatuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Melalui sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, UPPD, BPKPAD, dan pemerintah desa, diharapkan tercipta ekosistem keselamatan lalu lintas yang berkelanjutan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Program Perangkat Desa Peduli Lalu Lintas ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang tertib, aman, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Batang.