Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pati Gandeng Aparatur Kecamatan Blora Jadi Agen Keselamatan

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pati Gandeng Aparatur Kecamatan Blora Jadi Agen Keselamatan

Blora – Sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja Cabang Pati menggelar Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi di wilayah Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Rabu (17/6/2026). Langkah strategis ini diambil mengingat Kabupaten Blora menduduki peringkat ketujuh dengan jumlah korban kecelakaan lalu lintas terbanyak se-Karesidenan Pati berdasarkan domisili korban

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang Jasa Raharja Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho, didampingi Penanggung Jawab (PJ) Pelayanan, Cahya Primarta, serta PJ Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Blora, Muhammad Satria. Mereka memberikan sosialisasi dan edukasi keselamatan secara intensif kepada aparatur pemerintah setempat.

Dalam program ini, sebanyak 70 aparatur kecamatan, desa, hingga ketua Rukun Warga (RW) resmi diberdayakan untuk menjadi Agen Keselamatan Transportasi. Selain bertugas mengedukasi masyarakat mengenai perilaku berkendara yang aman, para agen ini juga mengemban misi penting untuk menyosialisasikan pentingnya kepatuhan membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tepat waktu.

Kepala Cabang Jasa Raharja Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho menjelaskan bahwa dana SWDKLLJ yang dibayarkan masyarakat bersamaan dengan pengesahan STNK tahunan di Samsat, memiliki peran vital. Dana tersebut dihimpun untuk kemudian disalurkan kembali dalam bentuk santunan dan perawatan medis bagi para korban kecelakaan lalu lintas jalan. Oleh karena itu, ketepatan waktu membayar SWDKLLJ merupakan bentuk kepedulian bersama demi menjamin kepastian hak perlindungan dasar bagi warga yang mengalami musibah di jalan raya.

Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, hingga tokoh masyarakat. Sinergitas ini diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku berlalu lintas masyarakat agar lebih aman, sekaligus meningkatkan kesadaran administrasi kendaraan di tingkat akar rumput.

Pihak Jasa Raharja menegaskan bahwa setiap langkah kecil yang diambil dalam menjaga ketertiban dan kepatuhan di jalan raya merupakan kontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia yang lebih selamat. Melalui perpanjangan tangan dari para aparatur desa ini, diharapkan edukasi pencegahan kecelakaan dan pemahaman manfaat SWDKLLJ dapat menyentuh masyarakat secara lebih efektif dan berkelanjutan.

About The Author