Sleman – Dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta melaksanakan kegiatan SIGAP (Samsat Initiative for Growth Achievement Program) di tiga instansi, yakni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), dan CV Andi Offset pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Action Plan SIGAP yang berfokus pada pembaruan data kendaraan sekaligus penguatan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Caturtunggal, Kabupaten Sleman tersebut bertujuan melakukan validasi dan pembaruan data kendaraan yang masih dimiliki maupun yang telah dialihkan kepemilikannya. Seluruh hasil pendataan akan diperbarui ke dalam aplikasi Ceri Jasa Raharja sebagai basis data untuk mendukung pelayanan, pembinaan wajib pajak, serta penyusunan strategi peningkatan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ.
Dalam pelaksanaannya, petugas Jasa Raharja berkoordinasi dengan perwakilan masing-masing instansi, yaitu Rianto dari Bagian Rumah Tangga Universitas Negeri Yogyakarta, Dwi Yanti dari PT Prima Karya Sarana Sejahtera, Endah dari CV Andi Offset, serta Irini Anggereini selaku Staf Administrasi Samsat Sleman. Selain melakukan pendataan kendaraan, petugas juga menyampaikan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor serta mengajak setiap instansi untuk terus memastikan kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ dipenuhi tepat waktu.
Berdasarkan hasil kunjungan, berhasil diperoleh data sebanyak 15 nomor polisi (Nopol) yang selanjutnya akan menjadi bahan tindak lanjut melalui pendekatan Customer Relationship Management (CRM), program SIGAP, serta kegiatan pendataan dan pembinaan kepada wajib pajak. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data kendaraan sekaligus mendorong penyelesaian kewajiban administrasi kendaraan secara tepat waktu.
Melalui kegiatan SIGAP, Jasa Raharja terus memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, maupun sektor swasta dalam menciptakan tertib administrasi kendaraan bermotor. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wajib pajak, mendukung optimalisasi collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.