PDIP menegaskan ajaran Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno terus membumi hingga tingkat desa melalui pelaksanaan Bulan Bung Karno 2026 di Bali. Kegiatan tersebut digelar secara serentak di 625 dari 636 desa di Pulau Dewata dengan dukungan dana APBDes dan swadaya masyarakat yang mencapai sekitar Rp10,5 miliar.
Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster mengatakan tingginya partisipasi desa menunjukkan bahwa gagasan dan nilai-nilai Bung Karno tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Menurutnya, tema tahun ini, “Setialah Kepada Sumbermu”, mengingatkan bahwa kekuatan partai berasal dari kepercayaan rakyat, bukan dari kekuasaan maupun jabatan.
Penutupan Bulan Bung Karno 2026 di Sanur juga menampilkan beragam pertunjukan budaya dan kreativitas anak muda yang melibatkan lebih dari 14 ribu peserta. Berbagai atraksi seni, budaya, hingga fashion show tenun Endek Bali menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong produk lokal memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PDIP menilai semangat perjuangan Bung Karno tetap relevan dalam kehidupan masyarakat serta menjadi inspirasi untuk terus menjaga kebudayaan, persatuan, dan keberpihakan kepada rakyat.