PT Pos Indonesia mencatat lonjakan volume kiriman hingga 165 ton per hari selama momentum belanja daring flash sale 7.7 yang bertepatan dengan musim liburan dan awal tahun ajaran baru. Angka tersebut meningkat 37,5 persen dibandingkan rata-rata kiriman harian pada kondisi normal yang mencapai sekitar 120 ton.
Operation General Manager Sentral Pengolahan Pos Jakarta, Galang Budi Mulyo, mengatakan peningkatan volume kiriman dipicu tingginya transaksi di berbagai platform e-commerce. Selain itu, meningkatnya mobilitas mahasiswa baru juga mendorong kenaikan pengiriman, khususnya kendaraan roda dua dengan tujuan wilayah Sumatera.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pos Indonesia meningkatkan kapasitas pengolahan paket, memperkuat koordinasi jaringan distribusi nasional, serta mengoptimalkan armada multimoda agar proses sortir hingga pengiriman tetap berjalan lancar tanpa penumpukan.
Sebelumnya, perusahaan juga menghadirkan promo diskon ongkos kirim hingga 10 persen pada 6–8 Juli 2026 untuk layanan Pos Reguler, Pos Nextday, dan Pos Sameday melalui aplikasi PosAja! maupun loket fisik.
Senior Vice President Retail Business PT Pos Indonesia, Helly Siti Halimah, mengatakan kesiapan operasional yang matang menjadi kunci agar layanan pengiriman tetap cepat, aman, dan tepat waktu di tengah tingginya aktivitas belanja online selama periode flash sale.