Tekan Fatalitas Kecelakaan, Jasa Raharja Magelang dan Satlantas Wonosobo Perkuat Langkah Preventif

Tekan Fatalitas Kecelakaan, Jasa Raharja Magelang dan Satlantas Wonosobo Perkuat Langkah Preventif

WONOSOBO – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Magelang bersama Satlantas Polres Wonosobo memperkuat sinergi dalam upaya menekan angka dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Wonosobo. Penguatan koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Koordinasi tersebut diikuti Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Magelang, Nifar Siahaan, S.E., Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., serta Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo. Pertemuan membahas strategi bersama dalam mengantisipasi potensi kecelakaan sekaligus mengurangi risiko fatalitas korban.

Sejumlah langkah menjadi perhatian bersama, di antaranya penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan, pemasangan papan peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan, serta optimalisasi patroli secara rutin dan terarah.

Selain penindakan dan pengawasan, penguatan edukasi serta imbauan keselamatan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendorong kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Magelang, Nifar Siahaan, S.E., menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara Jasa Raharja, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan Satlantas Polres Wonosobo, kami berharap langkah preventif dapat semakin diperkuat sehingga angka kecelakaan maupun fatalitas korban dapat terus ditekan,” ujar Nifar.

Melalui koordinasi tersebut, Jasa Raharja dan Satlantas Polres Wonosobo berkomitmen memperkuat upaya keselamatan secara terintegrasi, mulai dari pencegahan, pengawasan, edukasi, hingga penanganan kecelakaan lalu lintas.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya tertib dan berkeselamatan dalam berlalu lintas, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan selamat sampai tujuan.

About The Author