Sabtu malam (8/11/2025), Taman Martha Tiahahu, Blok M, dipenuhi ratusan penonton berpakaian merah jambu yang antusias menyaksikan konser dua generasi yang menghadirkan Ebiet G. Ade dan Rony Parulian. Konser yang diselenggarakan oleh Katadata ini berhasil menyatukan penggemar lintas usia, dari ibu-ibu hingga anak muda.
Suasana hangat langsung terasa sejak pintu area dibuka. Sekelompok ibu-ibu terlihat bernyanyi mengikuti lagu-lagu lawas Ebiet yang diputar sebelum konser dimulai. Pipit, kelahiran 1983, datang seorang diri namun segera bergabung dengan rombongan tersebut. Ia mengaku telah lama mengidolakan Ebiet dan menyebut “Kupu-Kupu Kertas” sebagai lagu favoritnya.
Tak jauh dari kerumunan itu, Pedi hadir bersama keluarganya untuk menikmati lagu-lagu Ebiet secara langsung. Sementara di sisi lain taman, antusiasme anak muda terlihat jelas. Rifka dan Naila, warga Jakarta Timur, sudah hadir sejak siang untuk mendapatkan tempat terdepan demi menyaksikan penampilan Rony Parulian. Bahkan, Naila membawa atribut bergambar wajah Rony sebagai bentuk dukungan.
Beberapa penonton datang dari luar Jakarta, termasuk Diah dari Tangerang, yang mengetahui informasi konser melalui TikTok dan memutuskan hadir setelah melihat daftar musisi pengisi acara.
Saat lampu panggung meredup dan intro “Untuk Kita Renungkan” terdengar, taman seketika hening sebelum disambut sorakan panjang penonton. Ebiet membuka pertunjukan dengan vokal khasnya, yang langsung diikuti lantunan suara penonton. Sorakan semakin membahana ketika Ebiet dan Rony tampil berduet membawakan “Berita kepada Kawan”, menciptakan momen magis di mana generasi berbeda menyanyikan lagu bersama-sama.
Konser ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga momen simbolis pertemuan dua era musik Indonesia, menghubungkan penggemar lama dan muda dalam satu ruang yang sama, sekaligus memperlihatkan daya tarik lintas generasi dari karya Ebiet G. Ade hingga Rony Parulian.sumber katadata.co.id