Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah di Indonesia, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga sekolah di lingkungan pesantren selesai direnovasi pada 2029. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan fasilitas belajar yang lebih layak.
Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, Prabowo mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak cukup hanya melalui program makanan bergizi, tetapi juga membutuhkan pendidikan yang baik dengan dukungan sarana dan prasarana memadai.
Pemerintah saat ini terus memperluas program perbaikan sekolah secara nasional. Hingga 2026, sebanyak 71.744 sekolah telah direnovasi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 17 ribu sekolah.
Ke depan, pemerintah menargetkan renovasi 100 ribu sekolah pada 2027 dan kembali 100 ribu sekolah pada 2028. Program tersebut juga diarahkan untuk menjangkau wilayah terluar dan terpencil di Indonesia.
Prabowo mencontohkan perbaikan sekolah di Pulau Miangas sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemerataan fasilitas pendidikan. Pemerintah juga membentuk satuan tugas khusus untuk menangani kebutuhan masyarakat di wilayah terdepan Indonesia.
Melalui program renovasi sekolah tersebut, pemerintah berharap seluruh anak Indonesia dapat memperoleh lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.