Atlet muda panjat tebing Indonesia, Laksamana Krido Swarnabhumi, berhasil meraih medali perunggu pada nomor speed putra U17 dalam World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China, Senin (24/8/2026).
Krido mengamankan posisi ketiga setelah membukukan waktu 5,43 detik pada perebutan medali perunggu. Catatan tersebut sekaligus menjadi waktu terbaik dalam kariernya dan mengantarkan Krido meraih podium pertamanya di kejuaraan panjat tebing tingkat Asia.
Atlet asal Jawa Tengah itu mulai aktif mengikuti kompetisi sejak 2024. Sebelumnya, Krido tampil di IFSC Youth Asian Championships Jamshedpur 2024 pada nomor boulder dan lead.
Tambahan medali tersebut membuat Indonesia sementara mengoleksi dua medali di Guiyang 2026, yakni satu emas melalui Ardana Cikal Damarwulan pada nomor boulder putra U17 dan satu perunggu dari Krido.
Indonesia juga menurunkan Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe pada speed putri U17. Keduanya belum berhasil melaju ke perebutan medali.
Kompetisi masih menyisakan nomor speed relay putra dan putri untuk kelompok U17 dan U19. PP FPTI mengirimkan 13 atlet muda, terdiri atas enam putra dan tujuh putri, yang berlaga dalam 14 dari 16 nomor pertandingan. Tahun ini, nomor speed relay juga untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam rangkaian Asia Youth Championship.