BGN Pastikan Anggaran MBG 2026 Tak Bertambah Meski Dapur Terus Bertambah

BGN Pastikan Anggaran MBG 2026 Tak Bertambah Meski Dapur Terus Bertambah

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 tidak akan ditambah meski cakupan program diperluas ke sejumlah wilayah. BGN menyatakan anggaran yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mendukung pembukaan dapur MBG baru.

Anggaran MBG 2026 yang semula ditetapkan Rp268 triliun telah diefisienkan menjadi Rp229 triliun. Hingga periode terakhir, realisasi anggaran tersebut mencapai Rp117 triliun atau sekitar 56 persen.

Perluasan program dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), pondok pesantren yang belum menerima program, serta sejumlah daerah di luar Jawa. BGN menyiapkan sekitar 2.700 dapur baru, sementara sekitar 13 ribu dapur lainnya masih dalam antrean dan akan diaktifkan berdasarkan kesiapan serta kebutuhan setiap wilayah.

Di sisi lain, BGN juga melakukan penataan terhadap dapur yang telah terdaftar. Dari 27.485 dapur, sebanyak 27.022 telah ditetapkan melalui surat penetapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sedangkan 463 dapur disuspensi karena masalah kelengkapan profil dan sejumlah persoalan lainnya.

BGN juga berencana mengintegrasikan sistem pelaporan keuangan melalui AXIS Kementerian Keuangan dengan Sistem Informasi Pemenuhan Gizi (SIPGN). Langkah tersebut ditujukan untuk menggantikan proses pelaporan manual dengan sistem digital yang lebih mudah dan terintegrasi.

Dikutip dari cnnindonesia

About The Author