GKSR Resmi Dibentuk, 8 Parpol Nonparlemen Bersatu Tolak Suara Rakyat Terbuang

GKSR Resmi Dibentuk, 8 Parpol Nonparlemen Bersatu Tolak Suara Rakyat Terbuang

Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) yang terdiri dari delapan parpol nonparlemen resmi dideklarasikan pada Sabtu, 22 November 2025, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Deklarasi ini dihadiri oleh pimpinan partai seperti Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso), Sekjen Perindo Ferry Kurnia Rizkiansyah, Waketum PPP Andi Eurya Wijaya, serta ketua umum partai lainnya.

Dalam deklarasi yang dibacakan oleh Wakil Ketua Umum Partai Hanura Ahmad Muqowwan, seluruh partai menegaskan komitmen memperjuangkan penguatan demokrasi dan hak suara rakyat. GKSR menargetkan isu utama: menurunkan Parliamentary Threshold (PT) menjadi 1 persen, memberikan dana politik kepada seluruh parpol tanpa terkecuali, dan memperbaiki sistem verifikasi Pemilu bagi partai nonparlemen.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menekankan bahwa suara gabungan delapan partai ini, sekitar 11 juta suara, harus diperhitungkan untuk mencegah terbuangnya suara rakyat. GKSR juga mendorong sistem Pemilu campuran dan menyiapkan strategi lobby, kampanye, serta pemberdayaan masyarakat.

Ketua SEKBER GKSR Oesman Sapta Odang menegaskan seluruh parpol mendukung konstitusi dan Pemerintahan Prabowo Subianto, serta berkomitmen membangun demokrasi lebih baik. Deklarasi ini menjadi langkah strategis bagi parpol nonparlemen dalam memperjuangkan hak suara rakyat di Pemilu mendatang.

Dikutip dari liputan6.com

About The Author