Bengkulu — Dalam upaya mempererat hubungan kelembagaan dan mendukung optimalisasi pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu melaksanakan kunjungan ke Rumah Sakit Tiara Sella Bengkulu pada Selasa (20/10/2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama Rumah Sakit Tiara Sella Bengkulu, dr. Syella Ania, MARS.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja untuk menjaga hubungan baik dengan fasilitas pelayanan kesehatan sebagai salah satu unsur penting dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Rumah sakit memiliki peran strategis dalam memberikan penanganan medis, sementara Jasa Raharja berkomitmen mendukung kelancaran pelayanan jaminan bagi korban yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Jasa Raharja dan pihak Rumah Sakit Tiara Sella membahas pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik dalam mendukung proses pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Hal ini mencakup kelancaran penyampaian informasi, pemenuhan administrasi yang diperlukan, serta upaya menjaga agar proses pelayanan dapat berlangsung secara efektif dan tepat sasaran.
Hubungan yang baik antara Jasa Raharja dan rumah sakit diharapkan dapat membantu mempercepat proses pelayanan kepada korban, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan kemudahan dalam mengakses haknya sesuai ketentuan. Selain itu, komunikasi yang berkesinambungan juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kendala pelayanan serta mencari solusi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui kunjungan ini, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan kelembagaan dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu. Upaya tersebut merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan yang mengedepankan profesionalisme, kepedulian, dan kemudahan bagi masyarakat.
Jasa Raharja berharap hubungan baik dengan Rumah Sakit Tiara Sella Bengkulu dapat terus terjaga dan memberikan kontribusi positif bagi kelancaran penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Dengan komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin optimal, sehingga korban dapat memperoleh penanganan medis dan pelayanan jaminan sesuai dengan haknya.