Hujan Deras Picu Banjir di Kota Padang, Ribuan Warga Terdampak dan Infrastruktur Rusak

Hujan Deras Picu Banjir di Kota Padang, Ribuan Warga Terdampak dan Infrastruktur Rusak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat, melaporkan sebanyak 27.433 warga terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak 22 November 2025. Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut Kecamatan Koto Tangah sebagai wilayah dengan jumlah warga terdampak terbanyak, yaitu 20.983 jiwa.

Selain Koto Tangah, warga terdampak juga tersebar di Kecamatan Nanggalo (2.232 jiwa), Padang Utara (1.486 jiwa), Lubuk Begalung (893 jiwa), Pauh (741 jiwa), Kuranji (601 jiwa), Padang Barat (321 jiwa), Padang Timur (150 jiwa), dan Bungus Teluk Kabung (26 jiwa).

Dampak bencana ini tidak hanya pada warga, tetapi juga infrastruktur. Tercatat dua rumah hanyut, 61 rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan, satu rumah ibadah rusak ringan, dua jalan longsor, dan dua petak sawah rusak berat.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, memperkirakan kerugian sementara akibat banjir dan bencana hidrometeorologi di Sumbar mencapai Rp4,9 miliar. Pemerintah provinsi bersama BPBD, TNI, Polri, dan perangkat daerah lainnya terus melakukan penanganan darurat, pemulihan akses, dan distribusi bantuan.

BMKG memperingatkan hujan lebat hingga ekstrem masih berpotensi terjadi hingga 27 November 2025. Pemerintah menekankan pentingnya pendataan rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian yang terdampak agar rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dikutip dari liputan6.com

About The Author