Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut target penyaluran kredit hingga Rp400 triliun pada 2027 bertujuan memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Airlangga menjelaskan, pemerintah saat ini memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon Rp300 triliun serta tambahan alokasi Rp50 triliun untuk sektor perumahan. Pemerintah akan mengkaji kebutuhan setiap sektor sebelum menentukan penambahan pembiayaan.
Menurut Airlangga, penyaluran kredit juga berpotensi menjangkau masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Namun, skema dan alokasi kredit untuk program tersebut masih akan dikaji.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan kredit produktif Rp400 triliun dapat menjangkau sekitar 28 juta keluarga pada 2027. Penerimanya meliputi petani, nelayan, masyarakat pedesaan dan daerah terpencil, serta kelompok berpenghasilan rendah di perkotaan.
Pemerintah berharap program ini dapat memperluas akses keuangan, mendukung usaha masyarakat, dan meningkatkan kemampuan belanja rumah tangga.