Jakarta – IHSG Bursa Efek Indonesia pada Selasa sore ditutup menguat 68,25 poin atau 0,80 persen ke 8.617,04, seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan. Indeks LQ45 naik 3,60 poin ke 854,74.
Penguatan IHSG didorong data manufaktur AS yang kontraktif, langkah stimulus China, pengurangan tarif AS terhadap Korea Selatan, serta sentimen positif domestik seperti aktivitas pabrik yang kuat, surplus perdagangan Oktober, dan meredanya inflasi November 2025.
Sembilan sektor menguat dipimpin industri, barang konsumen non primer, dan infrastruktur, sementara sektor kesehatan dan teknologi melemah. Saham yang menguat antara lain BOAT, BBRM, dan SULI, sedangkan saham yang melemah antara lain OPMS, ESTI, dan SMIL. Frekuensi perdagangan tercatat 2,72 juta transaksi dengan nilai Rp21,92 triliun.
Bursa regional Asia sore ini bergerak bervariasi, Nikkei turun 0,01 persen, Shanghai melemah 0,42 persen, Hang Seng naik 0,24 persen, dan Straits Times naik 0,24 persen. Dikutip dari Antaranews.com