KEK Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Batang dan Kendal Hingga 8 Persen

KEK Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Batang dan Kendal Hingga 8 Persen

Jakarta – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang dan Kendal hingga 8 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan KEK bukan hanya insentif investasi, tetapi juga katalis transformasi ekonomi daerah.

Di Batang, KEK Industriopolis menjadi pendorong utama, dengan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 mencapai 8,52 persen. Dampak KEK terlihat dari meningkatnya kesempatan kerja, turunnya pengangguran, dan angka kemiskinan yang turun dari 8,73 persen pada 2024 menjadi 7,79 persen pada 2025. KEK juga meningkatkan produktivitas melalui investasi baru, adopsi teknologi, dan berkembangnya industri pengolahan bernilai tambah.

Di Kendal, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 mencapai 8,84 persen, tertinggi di Jawa Tengah, didorong aktivitas industri dan investasi di KEK. KEK juga memberikan spillover effect di koridor Batang-Kendal-Semarang.

Pemerintah menilai pengalaman Batang dan Kendal dapat menjadi model pengembangan KEK di daerah lain. Airlangga menekankan koordinasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terus dilakukan agar KEK berfungsi optimal untuk percepatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan ekonomi. Dikutip dari Antaranews.com

About The Author