Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Daya Anagata Nusantara (Danantara) atas keberhasilannya membangun 600 unit hunian bagi korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang dalam waktu hanya delapan hari. Dalam rapat terbatas pada Kamis, 1 Januari 2026, Presiden menyebut pencapaian tersebut sebagai prestasi besar dan meminta Danantara tetap berkoordinasi dengan BNPB serta pemerintah daerah agar penyediaan hunian tidak tumpang tindih.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa kecepatan pembangunan ini didukung oleh 1.635 pekerja dari BUMN konstruksi seperti Hutama Karya, Waskita Karya, dan Adhi Karya yang bekerja selama 24 jam. Setiap unit hunian memiliki luas 22 meter persegi dan dilengkapi dengan fasilitas internet, taman bermain, dapur umum, serta toilet. Lahan pembangunan menggunakan tanah milik PTPN untuk memastikan proses berjalan lancar.
Secara keseluruhan, Danantara menyiapkan 15 ribu unit hunian untuk wilayah Sumatra. Rincian alokasinya mencakup 12 ribu unit di Aceh, 2.000 unit di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, serta 500 unit di Sumatra Barat. Presiden menegaskan bahwa seluruh sumber daya harus diarahkan secara efektif agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat yang terdampak bencana. Dikutip dari RRI.co.id