Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, mengakui partainya mendapat lobi dari berbagai partai politik agar mendukung wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD. Meski demikian, PDIP tetap menegaskan sikapnya untuk mempertahankan Pilkada langsung, menolak mekanisme yang dianggap mewakilkan kekuasaan kepada DPRD.
Deddy menekankan, partainya konsisten dan teguh mendukung pemilihan kepala daerah yang dipilih langsung oleh masyarakat, bukan melalui oligarki partai. Ia juga mengajak masyarakat sipil untuk ikut bersuara menolak wacana Pilkada DPRD.
Wacana ini pertama kali diusulkan oleh Partai Golkar dalam perayaan HUT ke-61 partai tersebut. Beberapa partai seperti Gerindra, PKB, dan PAN disebut telah membahas kemungkinan sistem Pilkada DPRD untuk menekan biaya penyelenggaraan pilkada serentak, yang menurut data APBD, meningkat dari hampir Rp7 triliun pada 2015 menjadi lebih dari Rp37 triliun pada 2024. Meskipun demikian, PDIP tetap menekankan bahwa kepentingan rakyat dan demokrasi langsung harus menjadi prioritas utama.
Dikutip dari liputan6.com