Tips Pakai Scopus AI untuk Gali Topik Riset Lebih Efisien

Tips Pakai Scopus AI untuk Gali Topik Riset Lebih Efisien

Transformasi digital mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) di dunia akademik, salah satunya melalui Scopus AI. Teknologi ini membantu mahasiswa dan peneliti mempercepat eksplorasi data, analisis literatur, serta menemukan topik riset baru secara efisien.

Salah satu fitur utama, Deep Research, memecah pertanyaan kompleks menjadi komponen sederhana, memungkinkan pencarian berbasis kata kunci dan vektor, sekaligus menghasilkan laporan analisis mendalam. Peneliti hanya perlu mengajukan pertanyaan dalam bahasa alami, memberikan konteks, dan dapat menambahkan tindak lanjut untuk mendapatkan informasi lebih spesifik.

Penggunaan Deep Research juga memungkinkan pembatasan pencarian berdasarkan negara, rentang waktu, jenis dokumen, atau jumlah sitasi, sehingga hasil lebih relevan. Laporan yang dihasilkan dirancang untuk menjadi batu loncatan eksplorasi riset, memberikan wawasan kritis, pola baru, dan peluang penelitian tanpa menggantikan kreativitas manusia.

Meski bermanfaat, Scopus AI bukan alat menulis karya ilmiah, melainkan pendukung eksplorasi. Peneliti tetap harus meninjau hasil dan menyaring informasi agar keputusan riset tetap akurat dan berbasis keahlian. Dengan memahami tips dan rambu-rambu ini, Scopus AI bisa menjadi mitra efektif dalam memperluas wawasan penelitian dan menemukan ide riset yang inovatif.

Dikutip dari medcom.id

About The Author