Bogor – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia mengenai dinamika geopolitik global yang saat ini diwarnai persaingan kekuatan besar. Dalam arahannya di Bogor, ia menjelaskan bahwa kompetisi antarnegara tersebut memicu ketegangan yang dapat berdampak pada stabilitas nasional dan regional. Menhan menekankan agar insan pers selalu memperbarui informasi mengenai situasi internasional agar Indonesia mampu mengantisipasi setiap ancaman yang mungkin muncul sewaktu-waktu.
Situasi di tingkat regional juga menjadi perhatian serius karena adanya fenomena negara besar yang seringkali memaksakan pengaruh dalam upaya perdamaian dunia. Menhan menegaskan bahwa dialog dan komunikasi antarnegara kini sedang diuji sehingga menuntut kearifan dari para pemimpin kawasan untuk meredam eskalasi konflik. Strategi pertahanan Indonesia harus tetap difokuskan pada perlindungan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam menghadapi ketidakpastian global tersebut.
Sementara itu Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang turut hadir menyampaikan bahwa peran pers sangat krusial dalam menyampaikan kritik yang membangun bagi pemerintah. Pembangunan nasional membutuhkan sinergi dari seluruh elemen termasuk dukungan pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab dari para jurnalis. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan pembangunan berjalan berkesinambungan demi memberikan manfaat jangka panjang bagi masa depan generasi penerus bangsa. Dikutip dari RRI.co.id