Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi Jawa Tengah Perkuat Sinergi dalam Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas dan Keselamatan Transportasi

Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi Jawa Tengah Perkuat Sinergi dalam Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas dan Keselamatan Transportasi

Jawa Tengah – Mengawali Tahun 2026 ini PT Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Tengah mengadakan Rapat Forum Lalu lintas Angkutan Jalan pada Rabu, 04 Februari 2026. Kegiatan yang diinisasi oleh Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Tengah ini mengundang seluruh pemangku kepentingan dari 5 Pilar FLLAJ Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas, menyamakan persepsi serta untuk jangka Panjang guna merumuskan program bersama dengan tujuan bersama meminimalisir jumlah kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban di Provinsi Jawa Tengah

Mengingat karakteristik Provinsi Jawa Tengah merupakan perlintasan dari Jalur Barat maupun Timur serta memiliki kepadatan penduduk dan jumlah kendaraan yang tinggi sehingga Forum diskusi pada hari ini menjadi wadah koordinasi dan diskusi antar instansi guna membahas kondisi terkini keselamatan lalu lintas, evaluasi kejadian kecelakaan, serta perumusan langkah-langkah strategis pencegahan kecelakaan lalu lintas ke depan. Melalui Forum lalu lintas angkutan jalan ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Disamping peran utama Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan tugas pokok Jasa Raharja yaitu memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui 2 (dua) program pertanggungan wajib. Asuransi Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Umum yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang serta Asuransi Tanggung Jawab menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Tengah, Triadi menyampaikan bahwa pelaksanaan FLLAJ merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung program keselamatan transportasi jalan melalui pendekatan pencegahan (preventif) dengan mempertimbangkan data pada tahun 2025 terjadi kenaikan jumlah kecelakaan sekaligus dengan keterbatasan wewenang dari Jasa Raharja maka diharapkan Stakholder 5 Pilar Lalu lintas Angkutan Jalan dapat mendukung sesuai dengan wewenang masing – masing.

Dalam kesempatan ini Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah turut memperkuat komitmen Stakeholder Forum Lalu Lintas Jawa Tengah dengan tindak lanjut jangka pendek secara rutin mengevaluasi hasil komitment yang disepakati dalam forum serta Dirlantas Polda Jawa Tengah memberikan penekanan pentingnya sinergi program di tahun 2026 dari 5 Pilar Keselamatan Jalan sebagai upaya Strategis dan terpadu dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir fatalitas korban kecelakaan melalui sinergi lintas sektoral/instansi, pengingkatan kualitas infrastruktur jalan dan kendaraan, edukasi keselamatan bagi pengguna jalan (Kendaraan Bermotor maupun non Bermotor) serta penguat Diskusi berlangsung interaktif dengan penekanan pada pentingnya langkah konkret dan berkelanjutan.

Sementara itu dari Badan Perencanaan Daerah Jawa Tengah menyambut dengan baik Langkah awal FLLAJ di tahun 2026 ini, selanjutnya selaku pilar ke 1 dalam FLLAJ, Bappeda Jateng akan mengawal dengan baik segala usulan sekaligus program kerja yang dijalankan bersama baik itu yang bersifat Socio Engineering maupun Technical Engineering berdasarkan data dari masing – masing stakeholder. Demikian juga dengan Pilar keselamatan yang lain baik itu dari BPTD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang juga menyampaikan komitment serta program kerja masing –  masing di tahun 2026 sesuai kewenangan serta menyetujui bahwa Rapat FLLAJ dapat dilakukan secara berkala dan terstruktur.

Melalui kegiatan FLLAJ ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarinstansi  sehingga mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, menjaga Kanseltibcarlantas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di Provinsi Jawa Tengah.

About The Author