Denpasar – Jasa Raharja Wilayah Bali bersama Satlantas Polresta Denpasar dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas bagi pengemudi truk sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara bagi pengemudi truk sampah yang setiap hari beroperasi di jalur padat serta memiliki tingkat risiko kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi.
Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, yang melibatkan kendaraan truk sampah, baik saat sedang beroperasi di jalan maupun ketika kendaraan dalam kondisi berhenti atau parkir. Dalam sejumlah kejadian, kendaraan truk sampah bahkan ditabrak oleh pengendara sepeda motor, sehingga menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, kewaspadaan saat berkendara, serta penerapan prosedur aman ketika berhenti dan parkir, khususnya di area dengan jarak pandang terbatas. Pengemudi juga diingatkan untuk memahami karakteristik kendaraan berdimensi besar, termasuk potensi blind spot yang dapat memicu kecelakaan.
Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, S.I.K., M.H., dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya penggunaan segitiga pengaman dalam kondisi darurat. Ia menjelaskan bahwa segitiga pengaman wajib dipasang ketika kendaraan berhenti akibat gangguan teknis atau keadaan darurat, dengan jarak yang cukup dari kendaraan agar memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan lain dan mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Kasi Penegakan Hukum Putu Eddy Candra Diningrat, menyampaikan pentingnya memastikan kelaikan kendaraan sebelum beroperasi. Ia menegaskan bahwa kondisi rem, lampu penerangan, lampu sein, serta perlengkapan keselamatan lainnya harus selalu dalam keadaan baik. “Kendaraan yang laik jalan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab pengemudi dalam melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Andika Kusuma Jaya selaku Kepala Sub Bagian Pelayanan Santunan Jasa Raharja Wilayah Bali menyampaikan pesan keselamatan yang menyentuh para peserta. “Setiap bapak berangkat dari rumah pasti membawa satu harapan yang sama, yaitu bisa pulang dengan selamat. Karena itu, keselamatan harus selalu diutamakan. Ingat, keluarga menanti di rumah,” ungkapnya. Pesan tersebut sejalan dengan kampanye nasional Jasa Raharja, Satu Nyawa Terlalu Banyak, yang menegaskan bahwa satu korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas adalah kehilangan besar yang harus dicegah bersama.
Melalui sinergi antara Jasa Raharja Wilayah Bali, Satlantas Polresta Denpasar, dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih kuat, khususnya bagi pengemudi truk sampah sebagai bagian penting dari pelayanan publik, serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kota Denpasar.