Wisata Susur Sungai di Siring Banjarmasin, Jasa Raharja Kalsel Pastikan Perlindungannya

Wisata Susur Sungai di Siring Banjarmasin, Jasa Raharja Kalsel Pastikan Perlindungannya

Banjarmasin – Sebagai upaya memberikan perlindungan dasar kepada wisatawan, khususnya di kawasan wisata susur sungai di Dermaga Siring Maskot Bekantan Banjarmasin, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi dengan pengelola dermaga guna memastikan keselamatan pengguna jasa kapal wisata. Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas pariwisata yang aman, tertib, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan koordinasi kemitraan tersebut, Plt. Kepala Unit Operasional dan Humas PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, Ricki Pandu Prandana, melaksanakan kunjungan rutin pengutipan Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) sekaligus Customer Relationship Management (CRM) bersama pengelola Dermaga Siring Maskot Bekantan Banjarmasin, pada Kamis (05/02/2026).

Melalui kerja sama ini, Jasa Raharja memberikan perlindungan dasar kepada setiap wisatawan yang menggunakan jasa kapal wisata susur sungai di kawasan Dermaga Siring Maskot Bekantan Banjarmasin apabila terjadi kecelakaan atau musibah selama perjalanan. Perlindungan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan masyarakat di sektor transportasi air wisata.

Plt. Kepala Unit Operasional dan Humas, Ricki Pandu Prandana, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam memastikan perlindungan berjalan optimal. “Kami secara rutin melakukan koordinasi dan pengelolaan IWKL agar perlindungan dasar Jasa Raharja dapat dirasakan langsung oleh wisatawan yang menggunakan kapal wisata, sehingga mereka merasa lebih aman dan terlindungi,” ungkap Ricki Pandu Prandana.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menegaskan bahwa sinergi dengan pengelola kawasan wisata merupakan langkah strategis. “Jasa Raharja berkomitmen mendukung sektor pariwisata melalui perlindungan dasar yang berkelanjutan, agar masyarakat dapat menikmati destinasi wisata dengan rasa aman dan nyaman,” tutup Abdillah.

About The Author