6 Cara Mengatasi Overthinking Sebelum Tidur agar Istirahat Lebih Nyenyak

6 Cara Mengatasi Overthinking Sebelum Tidur agar Istirahat Lebih Nyenyak

Pernah merasa tubuh sudah lelah, lampu kamar sudah dimatikan, tetapi pikiran justru semakin aktif? Baru beberapa menit berbaring, berbagai hal muncul di kepala—mulai dari pekerjaan esok hari, pesan yang belum dibalas, hingga kesalahan kecil yang terjadi sebelumnya. Kondisi ini dikenal sebagai overthinking sebelum tidur dan kerap mengganggu kualitas istirahat.

Padahal, malam hari seharusnya menjadi waktu tubuh dan pikiran untuk memulihkan diri. Jika kebiasaan ini terus terjadi, seseorang bisa bangun dalam keadaan lelah meski merasa sudah cukup lama berbaring.

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menenangkan pikiran sebelum tidur. Pertama, buat “daftar parkir pikiran” dengan menuliskan hal-hal yang masih mengganggu agar otak merasa semuanya sudah tersimpan dan bisa dipikirkan kembali esok hari. Kedua, batasi penggunaan gawai setidaknya 30 menit sebelum tidur karena paparan media sosial dan berita dapat memicu aktivitas mental berlebihan.

Selain itu, teknik pernapasan perlahan seperti menarik napas empat hitungan, menahan empat hitungan, lalu menghembuskan perlahan dapat membantu tubuh lebih rileks. Hindari pula menjadikan tempat tidur sebagai ruang untuk menganalisis masalah. Jika pikiran terasa terlalu ramai, bangun sejenak dan lakukan aktivitas ringan sebelum kembali berbaring.

Menerapkan rutinitas malam yang konsisten juga penting. Tidur dan bangun di jam yang sama, meredupkan lampu, atau mandi air hangat bisa menjadi sinyal bagi tubuh bahwa waktu istirahat telah tiba. Terakhir, beri afirmasi positif pada diri sendiri seperti, “Hari ini sudah cukup, sisanya bisa dilanjutkan besok.”

Mengurangi overthinking bukan berarti mengabaikan tanggung jawab, melainkan memberi jeda agar tubuh mendapat istirahat yang layak. Tidur yang cukup merupakan bentuk perawatan diri paling sederhana untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Dikutip dari RRI.co.id

About The Author