Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, memberikan dukungan penuh terhadap langkah TNI meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi Siaga 1 di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan ini dinilai sebagai cerminan komitmen kuat negara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global yang semakin memanas. Menurut Dave, penetapan status ini adalah langkah antisipatif yang diperlukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa negara hadir dan bertanggung jawab penuh atas kedaulatan wilayah.
Peningkatan status kewaspadaan ini dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang menuntut kesigapan tinggi dari aparat pertahanan. Dave menekankan bahwa sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan Komisi I DPR RI merupakan fondasi utama agar setiap strategi yang diambil tetap selaras dengan kepentingan rakyat. Ia meyakini koordinasi yang solid antarlembaga akan membuat Indonesia mampu menghadapi tantangan global dengan optimisme tinggi tanpa mengorbankan stabilitas dalam negeri.
Berdasarkan informasi yang beredar, penetapan status Siaga 1 ini tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026. Dalam instruksi tersebut, seluruh jajaran TNI diminta untuk menyiagakan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) guna memantau objek vital strategis. Pengamanan ketat akan difokuskan pada pusat ekonomi, bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, hingga kantor PLN guna memastikan pelayanan publik dan keamanan nasional tetap terjaga selama masa siaga berlangsung. Dikutip dari Antaranews.com