Semarang– Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan flag off pelepasan peserta Angkutan Balik Mudik Gratis yang dilaksanakan di Terminal Mangkang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026 yang bertujuan untuk menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat serta mengurangi kepadatan lalu lintas dan potensi kecelakaan selama arus balik Lebaran.
Program Angkutan Balik Mudik Gratis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan transportasi publik yang berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang kembali ke kota asal setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Selain membantu mengurangi beban biaya perjalanan, program ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menyediakan armada angkutan umum yang telah melalui proses pemeriksaan kelayakan jalan (ramp check).
Kegiatan pelepasan peserta dilakukan secara simbolis di Terminal Mangkang dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Semarang, Kapolsek Mangkang, Camat Mangkang, serta stakeholder terkait lainnya yang turut mendukung kelancaran penyelenggaraan program ini.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 8 (delapan) unit bus diberangkatkan untuk mengangkut para peserta arus balik. Para peserta tampak antusias mengikuti program ini karena selain memberikan kemudahan dari sisi biaya, juga memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta operator transportasi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan pelaksanaan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan selamat, serta masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi publik yang aman dan berkualitas.