Rampcheck Angkutan Lebaran 2026, Jasa Raharja Sintang dan BPTD Kalbar Perkuat Keselamatan Transportasi

Rampcheck Angkutan Lebaran 2026, Jasa Raharja Sintang dan BPTD Kalbar Perkuat Keselamatan Transportasi

Sintang – Dalam rangka memastikan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H), Jasa Raharja Cabang Sintang bersama BPTD Kelas II Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (rampcheck) pada Rabu, 25 Maret 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah jalur lintasan angkutan umum yang berada di wilayah Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi, yang merupakan rute strategis pergerakan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. Meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode ini menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga secara optimal.

Rampcheck dilakukan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum. Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi teknis kendaraan, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, hingga kelengkapan alat keselamatan lainnya. Selain itu, dilakukan pula pengecekan administrasi kendaraan dan dokumen pengemudi guna memastikan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

Tidak hanya pemeriksaan fisik kendaraan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengemudi serta operator angkutan umum terkait pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara. Pengemudi diingatkan untuk selalu dalam kondisi prima, tidak memaksakan diri saat lelah, serta senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun penumpang.

Sinergi antara Jasa Raharja dan BPTD Kelas II Kalimantan Barat ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Melalui kegiatan rampcheck yang dilakukan secara intensif, diharapkan seluruh armada angkutan umum yang beroperasi selama masa Lebaran benar-benar dalam kondisi laik jalan dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jasa.

Dengan langkah preventif yang konsisten dan kolaborasi yang solid antarinstansi, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, serta masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

About The Author