Jakarta – Ketua Relawan Prabowo-Gibran sekaligus Ketua Projo, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Menurut Dedi, kebijakan stabilisasi harga di tengah tekanan energi global saat ini sudah sangat tepat untuk menjaga daya beli masyarakat dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Ia menilai sinergi antara Presiden Prabowo Subianto, Kementerian ESDM, dan PT Pertamina (Persero) berhasil memberikan perlindungan nyata bagi ekonomi rakyat, mengingat fluktuasi harga BBM berdampak langsung pada biaya distribusi dan harga kebutuhan pokok nasional.
Di tengah dinamika konflik Timur Tengah yang memicu ketidakpastian global, Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi belanja berlebihan (panic buying). Ia menekankan pentingnya bagi publik untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat yang berpotensi memicu keresahan sosial. Menurutnya, penggunaan energi secara bijak serta dukungan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah menjadi kunci utama dalam menghadapi krisis energi dunia, sehingga stabilitas ekonomi nasional dapat terus terjaga di jalur yang positif.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah belum menetapkan kebijakan khusus terkait kenaikan harga BBM karena pasokan nasional dipastikan masih dalam kondisi aman. Merujuk pada data Kementerian ESDM, sektor transportasi saat ini tetap berjalan normal tanpa kendala pasokan. Meskipun demikian, Kementerian Perhubungan tetap membuka ruang evaluasi untuk menjaga keseimbangan antara tarif transportasi yang terjangkau dan dinamika ekonomi global, guna memastikan biaya operasional tetap terkendali bagi masyarakat luas. Dikutip dari RRI.co.id