Jasa Raharja Cabang Solok Gelar Sosialisasi Keselamatan, Safety Campaign, dan PPGD Bersama Perangkat Nagari Singkarak

Jasa Raharja Cabang Solok Gelar Sosialisasi Keselamatan, Safety Campaign, dan PPGD Bersama Perangkat Nagari Singkarak

Solok — Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan transportasi hingga ke tingkat nagari, PT Jasa Raharja Cabang Solok melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan, safety campaign, dan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang melibatkan perangkat Nagari Singkarak pada Kamis (16/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Nagari Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, yaitu Kepala Cabang Jasa Raharja beserta tim, Wali Nagari Singkarak, Ketua KAN, KUPT Samsat Solok, serta dr. Sintya dari RST. Peserta yang hadir terdiri dari perangkat nagari, seluruh jurong, anggota Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), serta unsur LMKN dan KAN, sehingga edukasi yang diberikan dapat menjangkau elemen masyarakat secara lebih luas.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai program SIGAP keselamatan transportasi di jalan, pelatihan dasar PPGD, serta edukasi terkait kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Selain itu, turut disosialisasikan program diskon pajak kendaraan untuk angkutan barang dan angkutan penumpang umum, Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, hingga pemanfaatan aplikasi SIGNAL untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan secara digital.

Pelatihan PPGD menjadi salah satu sesi penting dalam kegiatan ini, mengingat kemampuan memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sangat berperan dalam menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Dengan melibatkan perangkat nagari dan unsur masyarakat, diharapkan penanganan awal korban di lingkungan sekitar dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa penguatan keselamatan transportasi perlu dimulai dari komunitas terkecil di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan edukasi keselamatan hingga ke tingkat nagari. Dengan melibatkan perangkat nagari dan tokoh masyarakat, kami berharap budaya keselamatan berlalu lintas dapat tumbuh dari lingkungan terdekat masyarakat,” ujar Teguh.

Ia menambahkan bahwa kombinasi antara edukasi keselamatan, pelatihan PPGD, dan sosialisasi kepatuhan pajak merupakan pendekatan yang komprehensif.

“Keselamatan transportasi tidak hanya berbicara tentang tertib di jalan, tetapi juga kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama serta kepatuhan administrasi kendaraan. Semua ini saling mendukung dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman dan berkeselamatan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap perangkat Nagari Singkarak dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, baik dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas, meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ, maupun memperkuat kesiapsiagaan pertolongan pertama di lingkungan nagari.

About The Author