Presiden Prabowo Subianto menerima laporan pembangunan 300 jembatan perintis yang telah rampung dalam tiga bulan terakhir di berbagai wilayah Indonesia. Laporan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan menjadi salah satu fokus pemerintah untuk meningkatkan konektivitas, khususnya di daerah terpencil. Presiden juga telah menunjuk KSAD sebagai Kepala Satgas Jembatan guna memastikan program berjalan optimal.
Selain pembangunan jembatan, TNI AD turut berkontribusi dalam pemulihan daerah terdampak bencana, termasuk renovasi ratusan sekolah dan penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor. Program ini dilakukan secara kolaboratif bersama Kementerian Pekerjaan Umum.
Pemerintah menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di pedesaan dan wilayah terpencil.
Dikutip dari antaranews.com