Tantangan Guru di Sekolah Rakyat, Dari Bangun Kepercayaan hingga Motivasi Siswa

Tantangan Guru di Sekolah Rakyat, Dari Bangun Kepercayaan hingga Motivasi Siswa

Ajeng Rani mengungkapkan bahwa proses pembelajaran di Sekolah Rakyat (SR) memiliki tantangan tersendiri, terutama karena sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, sebelum memulai pembelajaran, guru harus membangun pendekatan emosional untuk menciptakan rasa nyaman dan kepercayaan siswa.

Ia menjelaskan, banyak siswa datang dengan kondisi belum siap belajar karena minimnya pendampingan di rumah. Oleh karena itu, interaksi awal antara guru dan siswa menjadi penting untuk membangun “chemistry” agar proses belajar dapat berjalan lebih efektif.

Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Ajeng menyebut, beberapa siswa kerap mengalami kondisi emosional yang tidak stabil akibat pengalaman masa lalu, sehingga terkadang menarik diri dari kegiatan belajar.

Dalam situasi tersebut, peran guru menjadi sangat penting sebagai pendamping sekaligus motivator. Guru dituntut mampu membangkitkan semangat siswa, mengingatkan tujuan mereka, serta mendorong mereka untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Dikutip dari RRI.co.id

About The Author