Sistem Perlindungan Anak Disorot, DPR Minta Audit Daycare Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sistem Perlindungan Anak Disorot, DPR Minta Audit Daycare Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi PKB, Eva Monalisa, menyoroti tajam rentetan kasus kekerasan anak di lembaga penitipan anak yang terus berulang, terbaru di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Eva menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar kelalaian oknum, melainkan indikasi kuat atas kegagalan sistem perlindungan anak di Indonesia. Mengingat kasus serupa pernah viral di Depok pada 2024 lalu, ia menilai pengawasan negara terhadap operasional daycare masih sangat lemah dan harus segera dievaluasi secara menyeluruh.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit nasional seluruh daycare guna memastikan keamanan dan hak-hak anak terlindungi. Menurut Eva, fakta bahwa korban di Daycare Little Aresha mencapai puluhan anak menunjukkan adanya kegagalan kolektif antara pengelola, pengawas, dan regulasi yang ada. Ia menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kelalaian pengawasan, terutama bagi kelompok rentan yang seharusnya mendapatkan jaminan keselamatan di lembaga pengasuhan berbasis bisnis.

Sementara itu, Kementerian PPPA telah merespons cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan asesmen awal terhadap 53 anak yang terindikasi menjadi korban kekerasan di Yogyakarta. Hingga saat ini, Polresta Yogyakarta masih terus melakukan pemeriksaan saksi dan melengkapi alat bukti setelah penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (24/4/2026). Momentum ini diharapkan menjadi desakan bagi pemerintah untuk memperketat standar operasional dan perizinan daycare di seluruh wilayah Indonesia demi mencegah kekerasan anak di masa depan. Dikutip dari RRI.co.id

About The Author