Kota Bogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menegaskan bahwa empati dan solidaritas kepada Palestina bukan sekadar tindakan spontan, melainkan nilai yang harus terus dirawat oleh setiap warga masyarakat. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan “Urun Rembuk Bangun Kembali Gaza: Menguatkan Solidaritas Kemanusiaan dari Kota Bogor” di Kota Bogor, Rabu (19/11).
“Kota Bogor dengan keragaman sosial dan budaya yang kaya, memiliki tradisi kuat dalam gerakan kemanusiaan,” kata Adityawarman. Ia menambahkan, kegiatan urun rembuk yang telah berlangsung pada Sabtu (15/11) menjadi wadah penting untuk menggalang solidaritas lintas komunitas, menguatkan kepedulian sosial, dan membangun kesadaran bersama terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza.
Menurut Ketua DPRD, urun rembuk merupakan perwujudan kepedulian dan komitmen terhadap perjuangan kemanusiaan di Palestina. Ia memberikan apresiasi kepada Rumah Zakat Kota Bogor, relawan, dan seluruh masyarakat yang terus menjaga semangat kemanusiaan. “Komitmen kolektif seperti ini mampu menyatukan langkah-langkah kecil menjadi perubahan yang lebih besar bagi saudara-saudara di Gaza,” ujarnya.
Adityawarman menekankan bahwa Kota Bogor berharap menjadi bagian dari gerakan global yang membangun kembali harapan dan masa depan masyarakat Gaza. “Kemajuan sejati selalu berpihak pada kemanusiaan,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan langkah-langkah yang dilakukan tidak hanya reaktif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. Urun rembuk ini juga menjadi ruang pembelajaran bersama, menunjukkan bahwa perhatian terhadap kemanusiaan merupakan bagian integral dari pembangunan peradaban.
Dalam acara tersebut, juga dibagikan buku berjudul “Membela Palestina: Perjuangan BKSAP dan Diplomasi Parlemen”, disusun oleh Mochammad Ilyas dkk dan diterbitkan Sekretariat Jenderal DPR RI. Buku ini menggambarkan sepak terjang diplomasi Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui diplomasi parlemen, sekaligus menjadi peta perjuangan diplomasi DPR terkait konflik Palestina-Israel yang komprehensif.
Adityawarman berharap kegiatan seperti ini memperkuat kesadaran publik bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan adalah investasi sosial jangka panjang yang membentuk karakter masyarakat. Dikutip dari Antaranews.com