Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berencana memasang sistem antidrone di sejumlah objek vital strategis untuk mencegah potensi serangan terorisme menggunakan pesawat nirawak.
Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menekankan pentingnya teknologi antidrone mengingat perkembangan modus serangan teror yang semakin canggih. “Ancaman ke depan ini semakin berkembang, apalagi dengan kemajuan teknologi. Karena itu, penggunaan drone juga perlu diantisipasi,” ujarnya.
Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) menjadi prioritas karena gangguan terhadap lokasi strategis ini dapat berdampak fatal bagi pertahanan, ekonomi, dan pembangunan nasional. BNPT terus melakukan pemetaan kebutuhan serta koordinasi lintas sektor agar sistem antidrone dapat diterapkan secara efektif di lapangan. Dikutip dari RRI.co.id