PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan kenaikan volume angkutan barang selama Januari–November 2025, dengan total muatan mencapai 63.639.912 ton, meningkat dari 63.005.334 ton pada periode sama tahun sebelumnya.
Vice President Corporate Communication Anne Purba menyebut, moda transportasi kereta api sangat penting bagi industri karena mampu mengangkut volume besar dan mendukung pasokan kebutuhan dasar masyarakat.
Batu bara menjadi komoditas utama dengan volume 52.722.455 ton, menyumbang 82,84 persen dari total angkutan barang. Batu bara ini digunakan untuk PLTU Jawa dan Bali, menopang kelistrikan bagi lebih dari 158 juta penduduk.
Selain itu, KAI juga mengangkut semen, klinker, peti kemas, serta bahan bakar minyak untuk sektor transportasi dan industri, memastikan distribusi logistik nasional tetap berjalan lancar.
Raden Agus Dwinanto Budiadji, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, menegaskan bahwa perusahaan tetap menjaga keandalan operasi angkutan barang agar distribusi logistik aman, terukur, dan berdampak positif langsung bagi masyarakat.
Dikutip dari RRIco.id