Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan telur ayam ras aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menyatakan telur ayam termasuk komoditas prioritas dan stoknya dijaga agar masyarakat merasa tenang. Pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi lonjakan konsumsi saat libur akhir tahun dan liburan sekolah.
Produksi telur ayam ras diproyeksikan mencapai 544,4 ribu ton pada Desember 2025, dengan total ketersediaan nasional termasuk stok bulan sebelumnya sebesar 655,5 ribu ton. Kebutuhan konsumsi diperkirakan meningkat menjadi 581 ribu ton, mencakup rumah tangga, nonrumah tangga, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Stok akhir tahun diperkirakan mencapai 74,5 ribu ton, meningkat dibandingkan 29,3 ribu ton pada akhir 2024. Pemerintah daerah memastikan pasokan tercukupi, dan program distribusi dari sentra produksi ke daerah kekurangan siap dilaksanakan.
Harga telur ayam ras per 14 Desember tercatat Rp31.457 per kilogram, sedikit di atas Harga Acuan Penjualan Rp30.000 per kg. Sebanyak 65 kabupaten/kota mengalami penurunan Indeks Perkembangan Harga telur ayam.
Masyarakat dapat menikmati Natal dan Tahun Baru dengan pasokan telur ayam yang aman, cukup, dan harga terjangkau. Dikutip dari Antaranews.com