JAKARTA — Indonesia berhasil mencapai swasembada beras nasional 2025, dengan surplus produksi sebesar 3,52 juta ton, meningkat 243,2 persen dibanding 2022. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan capaian ini memperkuat ketahanan pangan nasional, menjadikan negara lebih mandiri dan berkelanjutan.
Surplus tersebut berasal dari total produksi 34,71 juta ton beras, sementara kebutuhan konsumsi nasional hanya 31,19 juta ton per tahun. Strategi pemerintah yang mendorong peningkatan produksi termasuk menjaga Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen di tingkat petani pada Rp6.500 per kilogram sepanjang 2025, serta tidak melakukan impor beras untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Dalam acara panen raya di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1), Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan tercapainya swasembada beras nasional. Presiden menegaskan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras petani dan kebijakan pemerintah yang mendukung kemandirian pangan, sehingga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan beras tanpa ketergantungan impor.
Dikutip dari antaranews.com