Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menyampaikan bahwa pembangunan sekolah rakyat di wilayahnya ditargetkan selesai pada Juni 2026 sesuai dengan kesepakatan kontrak kerja. Hingga pertengahan Januari 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai sepuluh persen dan diprediksi akan terus berjalan sesuai jadwal. Kehadiran sekolah ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan standar pendidikan serta kesejahteraan sosial bagi masyarakat di Kabupaten Bekasi.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah memulai persiapan bagi calon peserta didik dengan melibatkan Dinas Sosial. Penentuan siswa yang berhak masuk ke sekolah rakyat akan mengacu pada Data Tunggal Kesejahteraan Sosial dan Data Tunggal Sosial Ekonomi untuk memastikan akses pendidikan ini tepat sasaran bagi keluarga yang membutuhkan. Pihak pemerintah daerah berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Bekasi.
Sekolah rakyat ini berdiri di atas lahan seluas lima koma empat hektar yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung mulai dari asrama, ruang kelas, hingga sarana olahraga seperti lapangan futsal dan basket. Operasional sekolah nantinya akan berada di bawah naungan Kementerian Sosial setelah proses hibah lahan dari pemerintah kabupaten selesai dilakukan. Fasilitas lengkap ini disediakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta menjamin kenyamanan pengajar dan siswa selama berada di lingkungan sekolah. Dikutip dari RRI.co.id