IHSG Menguat Meski Bursa Asia dan Global Tertekan

IHSG Menguat Meski Bursa Asia dan Global Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (20/1/2026), meski bursa saham kawasan Asia dan global cenderung bergerak melemah. IHSG naik 22,32 poin atau 0,24 persen ke level 9.156,19, sementara indeks LQ45 justru turun 0,15 persen ke posisi 891,75.

Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai penguatan IHSG ditopang respons positif pasar terhadap prospek pelonggaran kebijakan moneter global, stabilitas kebijakan domestik, serta kinerja emiten berkapitalisasi besar yang masih solid. Selain itu, aliran dana asing tercatat masuk dan terfokus pada saham perbankan besar serta emiten big cap lainnya.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati sejumlah sentimen, antara lain arah kebijakan suku bunga bank sentral global, pergerakan dolar AS, serta keberlanjutan kinerja emiten. IHSG yang berada di zona rekor tertinggi (all time high) juga dinilai rawan koreksi seiring valuasi pasar yang mulai tinggi.

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen. Sementara dari eksternal, tekanan pasar global dipicu pelemahan bursa Eropa dan Asia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta pergerakan mata uang global.

Dikutip dari antaranews.com

About The Author