Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memegang peran strategis sebagai pusat pengembangan riset dan inovasi untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah (pemda).
Menurut Ribka, peran IPDN krusial dalam mewujudkan kebijakan berbasis data dan ilmu pengetahuan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers usai Kick Off Meeting Forum Komunikasi Riset dan Inovasi di BRIN, Jakarta.
IPDN tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan aparatur, tetapi juga diarahkan menjadi policy research hub yang menjembatani kebutuhan kebijakan pemda dengan hasil riset. Sinergi strategis antara IPDN dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diharapkan memperkuat ekosistem inovasi dan menghasilkan kebijakan yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi ilmiah.
Kepala BRIN, Arif Satria, menambahkan forum ini bertujuan menyelaraskan arah riset BRIN dengan prioritas pembangunan nasional sesuai RPJMN serta menciptakan solusi berkelanjutan untuk masalah bangsa. Dengan kolaborasi Kemendagri, IPDN, dan BRIN, pemerintah menargetkan tata kelola pemda yang efektif, responsif, dan berkelanjutan melalui kebijakan berbasis sains dan inovasi.
Dikutip dari antaranews.com