Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi bersama PT AKR Corporindo Tbk memperkuat tata kelola penyaluran solar subsidi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata. Sinergi ini difokuskan pada penguatan integrasi data dan transparansi laporan distribusi agar tepat sasaran hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Melalui evaluasi berkala, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap liter bahan bakar minyak subsidi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung agenda swasembada energi nasional.
Selain koordinasi teknis, BPH Migas juga melakukan peninjauan langsung ke Terminal Tank Palaran dan sejumlah stasiun pengisian di wilayah Kalimantan Timur. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok serta melihat langsung proses pencampuran biodiesel menjadi B40 yang siap disalurkan kepada konsumen. Hasil pantauan lapangan menunjukkan bahwa proses transaksi dan distribusi di titik akhir berjalan normal tanpa antrean, sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pihak AKR Corporindo menyambut baik panduan dari BPH Migas dalam menjaga akuntabilitas pendistribusian bahan bakar tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat meminimalisir penyalahgunaan dan memastikan keandalan fasilitas penyimpanan serta distribusi di berbagai daerah. Dengan tata kelola yang semakin kuat dan transparan, diharapkan stabilitas pasokan energi dapat terjaga dan menjadi motor penggerak ekonomi bagi para pelaku usaha kecil dan masyarakat luas secara berkelanjutan. Dikutip dari Antaranews.com