Jasa Raharja Kalbar Hadiri Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Provinsi Kalimantan Barat

Jasa Raharja Kalbar Hadiri Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Provinsi Kalimantan Barat

Kubu Raya – Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Kalimantan Barat, Jasa Raharja Kalimantan Barat menghadiri Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang diselenggarakan pada Jum’at, 13 Februari 2026, bertempat di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat.

Rapat ini menjadi momentum penting dalam upaya pembenahan sistem transportasi daerah, dengan agenda utama pembentukan Forum dan Sekretariat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Provinsi Kalimantan Barat untuk periode 2026–2031. Selain itu, forum juga membahas secara komprehensif isu-isu aktual terkait permasalahan penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta rapat mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan LLAJ, mulai dari meningkatnya volume kendaraan, keterbatasan infrastruktur, rendahnya tingkat kepatuhan pengguna jalan, hingga tingginya angka kecelakaan lalu lintas di beberapa wilayah. Permasalahan kemacetan di titik-titik strategis, keselamatan pengguna jalan, serta keterpaduan sistem transportasi juga menjadi fokus pembahasan.

Forum ini dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, antara lain Dinas Perhubungan, Kepolisian, instansi pemerintah daerah, serta lembaga dan mitra yang memiliki peran penting dalam pengelolaan dan pengawasan lalu lintas dan angkutan jalan. Seluruh peserta menyampaikan pandangan, data, serta usulan solusi guna menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Sebagai badan usaha milik negara yang memiliki peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Partisipasi aktif dalam forum ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kecelakaan, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta menciptakan pelayanan publik yang lebih baik di sektor transportasi.

Melalui terbentuknya Forum dan Sekretariat FLLAJ Provinsi Kalimantan Barat periode 2026–2031, diharapkan koordinasi antarinstansi dapat berjalan lebih efektif dan terstruktur. Ke depan, forum ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam merumuskan kebijakan, program, dan langkah konkret untuk mengatasi berbagai permasalahan LLAJ, sehingga tercipta sistem transportasi yang aman, tertib, lancar, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

About The Author