Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa perayaan Imlek 2026 menjadi momen refleksi untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas kebangsaan. Hasto menekankan pentingnya persaudaraan lintas suku, agama, dan budaya, termasuk dukungan kepada masyarakat terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Hasto, Indonesia dibangun atas prinsip Bhinneka Tunggal Ika, sehingga toleransi, kebebasan beragama, dan pelestarian budaya menjadi bagian dari jati diri bangsa. PDIP berkomitmen menjaga ruang kebangsaan yang inklusif, toleran, dan berkeadilan sosial.
Hasto menutup pesannya dengan harapan Imlek 2026 membawa keberkahan, kesehatan, dan kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Gong Xi Fa Cai,” ujarnya, mengajak seluruh warga merayakan Tahun Baru Imlek dengan semangat persatuan dan kesejahteraan bersama.
Dikutip dari antaranews.com