Jasa Raharja Ikut Serta Dalam Sinergi Lintas Sektor Tanamkan Edukasi dan Pengenalan Aturan Lalu Lintas Sejak Dini di Kota Denpasar

Jasa Raharja Ikut Serta Dalam Sinergi Lintas Sektor Tanamkan Edukasi dan Pengenalan Aturan Lalu Lintas Sejak Dini di Kota Denpasar

Denpasar – Upaya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini terus digencarkan melalui kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 24 Februari 2026 di SD N 1 Peguyangan dan SMP Swadarma, Kota Denpasar.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Polresta Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali, serta Kisara Bali dalam membangun generasi muda yang memahami aturan dan memiliki karakter disiplin di jalan raya.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pengenalan aturan dasar berlalu lintas, fungsi rambu dan marka jalan, pentingnya penggunaan helm standar, serta etika sebagai pengguna jalan baik sebagai pejalan kaki, pesepeda, maupun penumpang kendaraan. Pendekatan yang digunakan dikemas secara interaktif dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar maupun menengah pertama.

Perwakilan Kepolisian memberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan diri. Dinas Perhubungan menekankan fungsi sarana dan prasarana lalu lintas sebagai pedoman keselamatan yang harus dipatuhi bersama.

Sementara itu, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali memperkenalkan peran dan tugas Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengingatkan bahwa pencegahan tetap menjadi langkah utama. Edukasi ini bertujuan membentuk pola pikir bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan.

Kisara Bali turut memperkuat pesan edukasi dengan pendekatan persuasif kepada para siswa agar berani menjadi pelopor keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi melalui sesi diskusi, simulasi, serta kuis edukatif yang membuat siswa aktif berpartisipasi. Penanaman nilai disiplin dan kepatuhan terhadap aturan sejak dini diharapkan menjadi fondasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.

Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi muda Kota Denpasar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar aturan dan berbudaya tertib di jalan. Karena keselamatan bukan hanya slogan, melainkan kebiasaan yang harus ditanamkan sejak sekarang.

About The Author