Mardiono Ingatkan Sikap Indonesia dalam Konflik Internasional Harus Berpijak pada UUD 1945

Mardiono Ingatkan Sikap Indonesia dalam Konflik Internasional Harus Berpijak pada UUD 1945

Jakarta — Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menegaskan bahwa sikap Indonesia terhadap konflik internasional harus berpijak pada nilai-nilai Pembukaan UUD 1945.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/3/2026), Mardiono menyampaikan bahwa prinsip kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan setiap bentuk penjajahan atau agresi militer bertentangan dengan konstitusi Indonesia.

“Segala bentuk agresi, dominasi militer, dan pelanggaran kedaulatan bertentangan dengan semangat konstitusi kita,” ujar Mardiono.

Dia menekankan penyelesaian konflik melalui kekuatan senjata tidak sejalan dengan cita-cita perdamaian abadi dan keadilan sosial, karena rakyat sipil menjadi pihak yang paling terdampak.

Mardiono menambahkan bahwa Indonesia menganut politik luar negeri bebas dan aktif:

  • Bebas: tidak terikat pada blok kekuatan mana pun
  • Aktif: berperan dalam menciptakan perdamaian dunia

“Indonesia tidak berpihak pada kepentingan geopolitik tertentu, tetapi berpihak pada perdamaian, keadilan, serta penghormatan terhadap hukum internasional,” kata Mardiono.

Dia juga menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai jembatan komunikasi global, memanfaatkan reputasi sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar dan konsistensi politik bebas aktif untuk mendorong dialog yang inklusif.

Dikutip dari antaranews.com

About The Author