Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) strategis di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, untuk memberikan instruksi tegas mengenai penguatan peran Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih tersebut, Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas merupakan langkah krusial untuk memastikan pengelolaan sumber daya mineral Indonesia lebih terintegrasi. Kebijakan ini bertujuan agar sektor mineral mampu menghasilkan nilai tambah maksimal bagi perekonomian nasional melalui agenda hilirisasi yang lebih masif dan terstruktur di masa depan.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa percepatan hilirisasi harus berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi dalam negeri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah ini diambil agar Indonesia dapat bertransformasi menjadi pusat produksi dan inovasi mineral dunia, sekaligus memperkuat kemandirian energi dan daya saing global. Rapat tersebut melibatkan tokoh-tokoh kunci seperti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala Badan Industri Mineral Brian Yuliarto, yang diharapkan dapat segera mengeksekusi visi penguatan kapasitas industri mineral secara komprehensif.
Selain fokus pada Perminas, ratas di Hambalang juga mengevaluasi program swasembada pangan dan energi sebagai prioritas utama pemerintah. Mengingat momentum Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada pertengahan Maret 2026, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG tetap aman bagi masyarakat. Melalui pertemuan strategis ini, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas nasional baik dari sisi ketahanan energi jangka panjang maupun kesiapan logistik dalam menghadapi hari besar keagamaan. Dikutip dari Antaranews.com