Medan – Upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas terus dilakukan melalui kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) yang diselenggarakan di SMA Santo Thomas 1 Medan, Kamis (13/03/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para guru sebagai upaya memperkuat peran tenaga pendidik dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan pembekalan materi mengenai berbagai aspek keselamatan berlalu lintas, mulai dari pemahaman aturan dasar berkendara, pentingnya penggunaan helm berstandar nasional bagi pengendara sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengguna kendaraan roda empat, hingga tata tertib sebagai pejalan kaki yang aman di jalan raya. Selain itu, disampaikan pula materi mengenai etika berlalu lintas, seperti menghormati pengguna jalan lain, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di jalan.
Kegiatan edukasi ini disampaikan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab antara narasumber dan para guru. Melalui metode ini, para peserta diharapkan dapat memahami materi secara lebih komprehensif sekaligus memperoleh gambaran mengenai cara menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk karakter serta kesadaran siswa terhadap keselamatan di jalan raya. Dengan adanya pembekalan ini, para guru diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mampu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas kepada para siswa.
Melalui kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) ini, SMA Santo Thomas 1 Medan berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, sehingga dapat tercipta generasi muda yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan di jalan.